PARA Manager serta Group Manager (GM) yang
berhasil tampil di ajang EMC boleh berbangga
hati. Berkat kerja keras dan ketekunan, upaya
dan jerih payah mereka berbuah manis.
Menjadi peserta EMC artinya mereka berhasil
mengalahkan Challenge terbesar sepanjang
sejarah Tupperware Indonesia.
Welcome to The World of Fiesta!
Para peserta EMC disambut wanita-wanita
cantik yang memakai pakaian khas dari lima
benua pada acara Welcome Dinner di Gran
Melia Hotel Jakarta, 2 Agustus 2010. Peserta
mendapatkan kesempatan untuk berpose
dengan pilihan berbagai latar khas berbagai
benua seperti Afrika, Australia, Amerika, Asia
dan Eropa seusai dengan tema malam itu yaitu
“Welcome to the World of Fiesta”.
Layaknya sebuah gala bergengsi, red carpet
terbentang menyambut peserta EMC yang
berlenggak-lenggok penuh percaya diri
mempertunjukkan busana mereka yang
mewah dan cantik pada parade Best Dress.
Tak lama setelah itu, 10 kandidat DIVA terpilih
tiba dengan Toyota-Alphard menuju red
carpet disaksikan para Manager dan GM
lainnya yang bersorak-sorai memberikan
semangat dan dukungannya pada para
kandidat Diva. Pancaran bangga serta senyum
mengembang menghiasi wajah para kandidat
yang mengangguk-anggukkan kepala kepada
rekannya seraya mengucapkan terima kasih.
“Selama 19 tahun Tupperware Indonesia
berdiri, acara Executive Manager Conference ini
adalah yang pertama kalinya diadakan. Untuk
bisa hadir di acara ini, Tupperware Indonesia
memberikan Challenge yang lebih berat dari
Challenge-Challenge yang sudah ada. Artinya,
dari 900 anggota EMPC, 515 peserta yang hadir
di acara ini, adalah orang-orang hebat yang
mampu mempertahankan eksistensinya di
dunia bisnis Tupperware. Anda memang hebat
luar biasa!” sambut Ricky Dendeng (National
Sales Director Tupperware Indonesia) saat
membuka acara Welcome Dinner.
Penampilan band yang digemari remaja
dan ibu-ibu, ST 12 yang membawakan
berbagai hits mereka mendapat sambutan
yang meriah dari para peserta EMC.
Peserta asyik menggoyangkan badan
mereka seraya ikut menyanyikan hitshits
ST 12 hingga acara berakhir.
Dia Menang Anda Menang Kita Semua “Go
Beyond Limits”
“Mengawali 2010, kita telah Hi-Start melalui
sales tertinggi sepanjang sejarah Tupperware
Indonesia dengan 165 milyar dalam sebulan.
Sebuah pencapaian yang fantastis. Pada bulan
Juli lalu yang merupakan awal semester dua,
kami meluncurkan sebuah misi ambisius
untuk melampaui pencapaian di bulan Januari
tersebut. Hasilnya? Bulan Juli sales ditutup
di angka 173 milyar dalam satu bulan. Ini
semua karena Anda, sehingga sebuah record
terpecahkan!” Nining W. Pernama (Managing
Director Tupperware Indonesia) memberikan
apresiasinya pada para peserta EMC pada
conference hari pertama (3 Agustus) saat
memberikan sambutannya.
Nining menambahkan bahwa record
tersebut bisa terpecahkan karena ada 53
Distributor yang mencapai record breaker
secara konsisten selama bulan Juli. Sebagai
penghargaan pada para Manager dan GM
yang termasuk dalam kategori record breaker
tersebut, maka Tupperware Indonesia
memberikan tanda khusus berupa pin dan
bando mutiara yang membedakan mereka
dari peserta lainnya. Tujuannya adalah agar
peserta lainnya, terpacu untuk mengikuti
jejak mereka sebagai record breaker
sehingga semakin banyak wanita yang bisa
menginspirasi wanita lainnya untuk melakukan
perubahan hidup yang lebih baik lagi.
Mengutip Gail Evans (mantan Executive Vice
President CNN), penulis buku “Play Like a Man
Win Like a Woman” (Bekerja Seperti Lelaki dan
Menang Seperti Wanita), Nining menjelaskan
konsep Gail “She Wins You Win Everybody Wins”
(Dia Menang, Anda Menang, Semua Menang)
Konsep Gail menghapus stigma wanita
sebagai pribadi yang lemah, emosional,
tidak logis dan tidak profesional. Keunggulan
untuk menjalankan berbagai fungsi secara
bersamaan seperti menjadi seorang ibu dan
istri yang harus menjalankan peran sebagai
ibu rumah tangga serta menjadi wanita
yang juga bekerja, menjadikan berbagai
hal yang biasanya hanya bisa dilakukan
pria seperti mengambil keputusan dan
mengambil resiko bisa dilakoni wanita
dengan tekad dan percaya diri yang kuat.
Konsep Gail juga memberikan tips sukses
sebagai tim untuk memotivasi rekan-rekan satu
tim demi mencapai kesuksesan bersama melalui
kiat mentoring dan coaching.
“Sebagai peserta EMC, Anda semua adalah
leader dalam tim, jadilah mentor yang bisa
coaching Sales Force-nya. Seorang mentor
haruslah bisa membantu memotivasi serta menggali dan memaksimalkan serta
mengasah kemampuan para Sales Forcenya
agar dapat mencapai impian mereka.
Bagaimana caranya? Melalui coaching atau
memberikan contoh langsung bukan hanya
sekedar mengajari sehingga semua dapat
mencapai kesuksesan bersama, ” jelas Nining.
Nining menutup sambutannya dengan sebuah
tips berharga,”Sepulangnya dari EMC ini, pilihlah
satu orang dalam tim untuk Anda coaching.
Jadilah mentor terbaik agar “She Wins, You Win,
We All Can Go Beyond Limit!”
Ricky Dendeng lalu mengajak lima GM
yang memiliki penjualan di atas 800 juta
naik ke panggung untuk memberikan
testimony mengenai apa yang telah
mereka lakukan sehingga mencapai
keberhasilan yang mereka raih yang dapat
menginspirasi peserta EMC lainnya.
Chendra Kasih (PT Banjar Satya Permata),
Martini (PT Indovima Sentosa Mandiri),
Nurhamidah (PT Melissa Surya Angkasa),
Anna Diana (PT Alif Rose) serta Siti Rahmah
(PT Syamdifa Salsa Utama) masing-masing
memberikan kiat-kiat mereka untuk memotivasi
timnya demi kesuksesan bersama sesuai sambutan Nining W. Pernama “Dia Menang,
Anda Menang, Semua Menang.”
Semua menjadi pemenang! Seperti halnya
para peserta EMC yang berhasil menerima
penghargaan sebagai Top 10 dalam berbagai
kategori. Pemenang lainnya adalah para GM
baru yang menjalani proses inagurasi setelah
dipromote menjadi GM periode awal Juli hingga
awal Agustus 2010.
Dalam ajang EMC ini diumumkan pula
mengenai MIT 2011yang akan berbeda dari
MIT pada tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun
2011 nanti, MIT akan kembali mengunjungi
Beijing (China), namun yang membuatnya
spesial adalah MIT kali ini diadakan bersamaan
dengan Konferensi Tupperware Asia Pasik
di Beijing. Konferensi yang diikuti seluruh
perwakilan Tupperware di Asia Pasifik serta
orang nomor satu Tupperware Brands
Corporation, Rick Goings (Chairman and CEO
Tupperware Brands Corporation) akan diadakan
di Beijing Olympic Stadium yang menjadi
tempat dilangsungkannya olimpiade dunia
pada tahun 2008. Stadium dengan kapasitas
hingga 80.000 orang ini membuat Tupperware
Indonesia tergerak untuk memerah-putihkan
Konferensi Asia Pasifik ini.
Sebuah berita gembira pun disampaikan bagi
peserta EMC. Mereka yang menjadi peserta
EMC diberikan sebuah penawaran spesial.
Mereka yang berhasil mencapai Challenge
MIT secara otomatis berhak mengajak tiga
orang rekannya untuk mengikuti konferensi ini.
Syaratnya hanyalah, mereka harus segera lapor
pada Distributor masing-masing. Para peserta
menyambut berita ini penuh suka cita. “Ayo
merah-putihkan Beijing!” seru mereka kompak.
Blinking Nite
Malamnya, Gala Nite diadakan di Gran
Melia Hotel dengan tema Blinking Nite. Nampaknya Gala Nite ini merupakan
malamnya para Top 10 DIVA.
Para DIVA ini sebelumnya menjalani makeover
dan training spesial oleh desainer kenamaan
Stephanus Hamy.
Setibanya di Gran Melia, 10 kandidat DIVA
ini disambut oleh para Executive Committee
(EXCOM) Tupperware Indonesia, Nining W.
Pernama (Managing Director Tupperware
Indonesia), Ricky Dendeng (National Sales
Director Tupperware Indonesia), Meliana
Widjaja (Finance Controller Emerging Markets)
serta Yanty Melianty (Marketing Director
Tupperware Indonesia). Para EXCOM menjamu
mereka untuk menikmati cocktail party dalam
ruangan eksklusif yang diperuntukkan khusus
bagi para DIVA sebelum acara dimulai.
Gala Nite pun dimulai, para tamu VIP (Distributor
dan Spouse) serta 10 kandidat DIVA memasuki
Ballroom dari atas panggung dan dengan
anggun melambaikan tangan kepada semua
yang hadir malam itu. Ke-10 kandidat ini tampil
menawan bak Miss Universe dalam balutan
gaun Stephanus Hamy. Mereka lalu duduk di
area VIP khusus tepat di depan panggung.
Sesuai tema Blinking Nite seluruh peserta EMC
malam itu tampil dalam balutan busana penuh
kemilau. 15 finalis Best Dress yang sebelumnya
telah mengikuti parade Best Dress menaiki
panggung untuk memamerkan keindahan
busana mereka. Akhirnya juri memilih tiga
peserta yang berhasil memenangkan Best Dress
yaitu Fransiska (PT Indovima Sentosa Mandiri),
Nur Sakira (PT Riau Cahaya Utami) serta Eliana
(PT Fajar Puncak Pratama).
Prosesi “Crystal Ceremony” berupa pementasan
wayang pasir mengundang decak kagum para
peserta EMC. Sang pelukis dan dalang, Ja'far
Fauzan yang merupakan salah satu pencetus wayang pasir asal Bandung begitu lihai
mengkreasikan lukisan yang dikemas dalam
bentuk cerita wayang. Alur cerita disampaikan
melalui bayangan lukisan di atas kotak kaca.
Sang dalang hanya mengambarkan cerita
melalui bentuk lukisan dengan tokoh wayang,
seperti manusia, hewan dan tumbuhan,
sementara suara dan narasi ditunjang dengan
peralatan modern melalui lampu latar
dan rekaman suara. Prosesi ini merupakan
pengantar acara puncak yaitu pemilihan DIVA
EMC 2010.
Sang pelukis menunjukkan lukisan wayang
pasirnya yang menuliskan nama ke-10
kandidat DIVA satu persatu. Lima pria
berpakaian tuxedo hitam lalu menjemput
para kandidat DIVA ke panggung.
Gelar Runner Up 2 diraih Army Suardi (PT
Dian Nugraha Sakti), Runner Up 1 diraih oleh
Chendra Kasih (PT Banjar Satya Permata).
Yang berhasil merebut gelar paling bergengsi
sebagai DIVA adalah Martini
(PT Indovima Sentosa Mandiri). Ia dinobatkan
sebagai DIVA EMC 2010. Senyum bahagia serta
haru menghiasi wajah Sang DIVA terpilih.
Sebuah kejutan manis bagi Martini berupa
video rekaman dari suami dan putra tercinta
yang memberikan ucapan selamat padanya
dari Yogyakarta. “You are my inspiration,”ujar
kedua orang terkasih Martini yang ditampilkan
pada layar ballroom. Suasana menjadi haru biru,
senyum bangga disertai tetesan air mata haru
terpancar dari Sang DIVA.
Tak berhenti di situ, sebuah kejutan spesial
sekali lagi hadir untuk Sang DIVA. Pasangan
penyanyi Anang dan Syahrini bergabung di atas
panggung dan menyanyikan sebuah lagu yang
pernah dipopulerkan oleh Krisdayanti “Pilihlah
Aku” spesial untuk Sang DIVA.
Penampilan Anang dan Syahrini yang
membawakan berbagai hits romantis mereka
menjadi penutup yang pas bagi malamnya para
DIVA yang penuh kemilau ini.
Victory lap Sang Pemenang
Hari kedua conference dibuka oleh parade
Top 3 DIVA, yang disambut sorak sorai seluruh
peserta EMC. Semangat pagi terpancar
dari wajah-wajah sumringah yang tak
sabar menanti siapa yang akan membawa
pulang Grand Prize yang terparkir manis di
pojok ballroom, sebuah Daihatsu Terios.
Nining W. Pernama ditemani para EXCOM
kembali hadir di panggung, sebuah wadah
transparan besar berisi kupon-kupon undian
seluruh peserta EMC telah ikut siap pula
di panggung. Nining lalu mengundang 11
Distributor untuk naik ke atas panggung dan
masing-masing Distributor ini mengambil satu
kupon secara acak dari dalam wadah kupon.
Ricky Dendeng lalu memeriksa kelengkapan
data yang tertera dalam kupun-kupon tersebut
untuk menentukan keabsahan kupon tersebut.
Ke-11 kupon ini lalu dimasukkan ke dalam
sebuah peti yang digembok dan disimpan
di atas panggung selama acara berlangsung
hingga pengundian pemenang Grand Prize
dilakukan di akhir acara.
“Selamat bagi Anda semua para Executive
Manager atas pencapaian yang luar biasa!”
Erwin Parengkuan (presenter) hadir di
panggung menyapa peserta EMC.
Erwin yang merupakan Managing Director
Talk Inc (Sekolah bagi MC dan presenter
TV) hadir sebagai pembicara untuk
memberikan training kepada peserta
EMC seputar “Cara Berkomunikasi Efektif
dan Menarik Minat Lawan Bicara”.
“Kesan pertama sangat penting dalam
menentukan apakah konsumen tertarik
pada apa yang kita tawarkan. Pengetahuan
kita seputar produk harus bisa dirangkai
ke dalam kata-kata yang singkat, padat
namun jelas. Selain itu sikap juga
menentukan agar dapat membangun
kepercayaan konsumen,” jelas Erwin.
Beberapa peserta kemudian mengajukan
pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan
materi ini yang langsung dijawab dengan
lugas oleh Erwin. Di akhir sesi, Erwin kembali
menegaskan pada peserta dalam menjalankan
bisnis untuk selalu bersikap profesional.
Saat yang dianti-nantikan pun akhirnya tiba,
pengumuman pemenang Grand Prize Daihatsu
Terios! 11 Distributor yang sebelumnya telah
membantu memilih 11 kupon secara acak, hadir
kembali di atas panggung sebagai saksi.
Suasana ballroom berubah hening menantikan
detik-detik menegangkan tersebut. Peti berisi
11 kupon calon pemenang Grand Prize pun
dibuka dan Nining W. Pernama mengeluarkan
satu buah kupon yang diambil secara acak
dari dalam peti. Kupon sang pemenang telah
berada di tangannya, sebelum diumumkan
kupon tersebut ditunjukkan kepada para saksi
untuk memenuhi semua prosedur legal.
“Sebelum saya bacakan namanya, kepada
pemenangnya nanti saya minta untuk
melakukan victory lap mengelilingi ballroom
seperti perhelatan olahraga. Tunjukkanlah
semangat sang pemenang!”seru Nining yang
kemudian melanjutkan dengan membacakan
nama pemenang.
“Dan peserta EMC yang beruntung dan berhasil
membawa pulang Daihatsu Terios adalah...
RITHA GINTING dari PT Medan Angkasa Raya!”
tepuk tangan riuh rendah menggema di seluruh
ruangan mendengar seruan Nining.
Sang pemenang sontak melonjak kegirangan
dari kursinya disambut pelukan dan ucapan
selamat dari para rekannya. Ia pun lalu
melakukan victory lap mengelilingi ballroom
ditemani sorak sorai seluruh peserta EMC.
Seluruh EXCOM dan peserta EMC lalu
mengerubungi sang pemenang yang akhirnya
tiba di depan Grand Prize idaman. Musik yang
menghentak dan bersemangat mengiringi
acara penutup dalam EMC 2010 ini.
“Selamat kepada Anda semua, Anda yang hadir
di sini adalah pemenang. Pesan saya hanya satu,
jangan cepat merasa puas, ayo Go Beyond Limits
dan ajak yang lainnya untuk sukses bersama
Anda. Sampai jumpa pada EMC berikutnya!”
tutup Nining mengakhiri EMC perdana ini.
Sumber: Tuppernews