Berita & Kalender Kegiatan



Go

Join Mailinglist

Dapatkan informasi tentang produk baru dari Tupperware melalui E-mail Anda !

Kamis, 2 September 2010 

Executive Manager Conference - Perhelatan Perdana dengan Challenge Tertinggi!

PARA Manager serta Group Manager (GM) yang berhasil tampil di ajang EMC boleh berbangga hati. Berkat kerja keras dan ketekunan, upaya dan jerih payah mereka berbuah manis. Menjadi peserta EMC artinya mereka berhasil mengalahkan Challenge terbesar sepanjang sejarah Tupperware Indonesia.

Welcome to The World of Fiesta! Para peserta EMC disambut wanita-wanita cantik yang memakai pakaian khas dari lima benua pada acara Welcome Dinner di Gran Melia Hotel Jakarta, 2 Agustus 2010. Peserta mendapatkan kesempatan untuk berpose dengan pilihan berbagai latar khas berbagai benua seperti Afrika, Australia, Amerika, Asia dan Eropa seusai dengan tema malam itu yaitu “Welcome to the World of Fiesta”.

Layaknya sebuah gala bergengsi, red carpet terbentang menyambut peserta EMC yang berlenggak-lenggok penuh percaya diri mempertunjukkan busana mereka yang mewah dan cantik pada parade Best Dress.

Tak lama setelah itu, 10 kandidat DIVA terpilih tiba dengan Toyota-Alphard menuju red carpet disaksikan para Manager dan GM lainnya yang bersorak-sorai memberikan semangat dan dukungannya pada para kandidat Diva. Pancaran bangga serta senyum mengembang menghiasi wajah para kandidat yang mengangguk-anggukkan kepala kepada rekannya seraya mengucapkan terima kasih.

“Selama 19 tahun Tupperware Indonesia berdiri, acara Executive Manager Conference ini adalah yang pertama kalinya diadakan. Untuk bisa hadir di acara ini, Tupperware Indonesia memberikan Challenge yang lebih berat dari Challenge-Challenge yang sudah ada. Artinya, dari 900 anggota EMPC, 515 peserta yang hadir di acara ini, adalah orang-orang hebat yang mampu mempertahankan eksistensinya di dunia bisnis Tupperware. Anda memang hebat luar biasa!” sambut Ricky Dendeng (National Sales Director Tupperware Indonesia) saat membuka acara Welcome Dinner.

Penampilan band yang digemari remaja dan ibu-ibu, ST 12 yang membawakan berbagai hits mereka mendapat sambutan yang meriah dari para peserta EMC. Peserta asyik menggoyangkan badan mereka seraya ikut menyanyikan hitshits ST 12 hingga acara berakhir.

Dia Menang Anda Menang Kita Semua “Go Beyond Limits”
“Mengawali 2010, kita telah Hi-Start melalui sales tertinggi sepanjang sejarah Tupperware Indonesia dengan 165 milyar dalam sebulan. Sebuah pencapaian yang fantastis. Pada bulan Juli lalu yang merupakan awal semester dua, kami meluncurkan sebuah misi ambisius untuk melampaui pencapaian di bulan Januari tersebut. Hasilnya? Bulan Juli sales ditutup di angka 173 milyar dalam satu bulan. Ini semua karena Anda, sehingga sebuah record terpecahkan!” Nining W. Pernama (Managing Director Tupperware Indonesia) memberikan apresiasinya pada para peserta EMC pada conference hari pertama (3 Agustus) saat memberikan sambutannya.

Nining menambahkan bahwa record tersebut bisa terpecahkan karena ada 53 Distributor yang mencapai record breaker secara konsisten selama bulan Juli. Sebagai penghargaan pada para Manager dan GM yang termasuk dalam kategori record breaker tersebut, maka Tupperware Indonesia memberikan tanda khusus berupa pin dan bando mutiara yang membedakan mereka dari peserta lainnya. Tujuannya adalah agar peserta lainnya, terpacu untuk mengikuti jejak mereka sebagai record breaker sehingga semakin banyak wanita yang bisa menginspirasi wanita lainnya untuk melakukan perubahan hidup yang lebih baik lagi.

Mengutip Gail Evans (mantan Executive Vice President CNN), penulis buku “Play Like a Man Win Like a Woman” (Bekerja Seperti Lelaki dan Menang Seperti Wanita), Nining menjelaskan konsep Gail “She Wins You Win Everybody Wins” (Dia Menang, Anda Menang, Semua Menang)

Konsep Gail menghapus stigma wanita sebagai pribadi yang lemah, emosional, tidak logis dan tidak profesional. Keunggulan untuk menjalankan berbagai fungsi secara bersamaan seperti menjadi seorang ibu dan istri yang harus menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga serta menjadi wanita yang juga bekerja, menjadikan berbagai hal yang biasanya hanya bisa dilakukan pria seperti mengambil keputusan dan mengambil resiko bisa dilakoni wanita dengan tekad dan percaya diri yang kuat.

Konsep Gail juga memberikan tips sukses sebagai tim untuk memotivasi rekan-rekan satu tim demi mencapai kesuksesan bersama melalui kiat mentoring dan coaching.

“Sebagai peserta EMC, Anda semua adalah leader dalam tim, jadilah mentor yang bisa coaching Sales Force-nya. Seorang mentor haruslah bisa membantu memotivasi serta menggali dan memaksimalkan serta mengasah kemampuan para Sales Forcenya agar dapat mencapai impian mereka. Bagaimana caranya? Melalui coaching atau memberikan contoh langsung bukan hanya sekedar mengajari sehingga semua dapat mencapai kesuksesan bersama, ” jelas Nining.

Nining menutup sambutannya dengan sebuah tips berharga,”Sepulangnya dari EMC ini, pilihlah satu orang dalam tim untuk Anda coaching. Jadilah mentor terbaik agar “She Wins, You Win, We All Can Go Beyond Limit!”

Ricky Dendeng lalu mengajak lima GM yang memiliki penjualan di atas 800 juta naik ke panggung untuk memberikan testimony mengenai apa yang telah mereka lakukan sehingga mencapai keberhasilan yang mereka raih yang dapat menginspirasi peserta EMC lainnya.

Chendra Kasih (PT Banjar Satya Permata), Martini (PT Indovima Sentosa Mandiri), Nurhamidah (PT Melissa Surya Angkasa), Anna Diana (PT Alif Rose) serta Siti Rahmah (PT Syamdifa Salsa Utama) masing-masing memberikan kiat-kiat mereka untuk memotivasi timnya demi kesuksesan bersama sesuai sambutan Nining W. Pernama “Dia Menang, Anda Menang, Semua Menang.”

Semua menjadi pemenang! Seperti halnya para peserta EMC yang berhasil menerima penghargaan sebagai Top 10 dalam berbagai kategori. Pemenang lainnya adalah para GM baru yang menjalani proses inagurasi setelah dipromote menjadi GM periode awal Juli hingga awal Agustus 2010.

Dalam ajang EMC ini diumumkan pula mengenai MIT 2011yang akan berbeda dari MIT pada tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2011 nanti, MIT akan kembali mengunjungi Beijing (China), namun yang membuatnya spesial adalah MIT kali ini diadakan bersamaan dengan Konferensi Tupperware Asia Pasik di Beijing. Konferensi yang diikuti seluruh perwakilan Tupperware di Asia Pasifik serta orang nomor satu Tupperware Brands Corporation, Rick Goings (Chairman and CEO Tupperware Brands Corporation) akan diadakan di Beijing Olympic Stadium yang menjadi tempat dilangsungkannya olimpiade dunia pada tahun 2008. Stadium dengan kapasitas hingga 80.000 orang ini membuat Tupperware Indonesia tergerak untuk memerah-putihkan Konferensi Asia Pasifik ini.

Sebuah berita gembira pun disampaikan bagi peserta EMC. Mereka yang menjadi peserta EMC diberikan sebuah penawaran spesial. Mereka yang berhasil mencapai Challenge MIT secara otomatis berhak mengajak tiga orang rekannya untuk mengikuti konferensi ini. Syaratnya hanyalah, mereka harus segera lapor pada Distributor masing-masing. Para peserta menyambut berita ini penuh suka cita. “Ayo merah-putihkan Beijing!” seru mereka kompak.

Blinking Nite
Malamnya, Gala Nite diadakan di Gran Melia Hotel dengan tema Blinking Nite. Nampaknya Gala Nite ini merupakan malamnya para Top 10 DIVA.

Para DIVA ini sebelumnya menjalani makeover dan training spesial oleh desainer kenamaan Stephanus Hamy.

Setibanya di Gran Melia, 10 kandidat DIVA ini disambut oleh para Executive Committee (EXCOM) Tupperware Indonesia, Nining W. Pernama (Managing Director Tupperware Indonesia), Ricky Dendeng (National Sales Director Tupperware Indonesia), Meliana Widjaja (Finance Controller Emerging Markets) serta Yanty Melianty (Marketing Director Tupperware Indonesia). Para EXCOM menjamu mereka untuk menikmati cocktail party dalam ruangan eksklusif yang diperuntukkan khusus bagi para DIVA sebelum acara dimulai.

Gala Nite pun dimulai, para tamu VIP (Distributor dan Spouse) serta 10 kandidat DIVA memasuki Ballroom dari atas panggung dan dengan anggun melambaikan tangan kepada semua yang hadir malam itu. Ke-10 kandidat ini tampil menawan bak Miss Universe dalam balutan gaun Stephanus Hamy. Mereka lalu duduk di area VIP khusus tepat di depan panggung.

Sesuai tema Blinking Nite seluruh peserta EMC malam itu tampil dalam balutan busana penuh kemilau. 15 finalis Best Dress yang sebelumnya telah mengikuti parade Best Dress menaiki panggung untuk memamerkan keindahan busana mereka. Akhirnya juri memilih tiga peserta yang berhasil memenangkan Best Dress yaitu Fransiska (PT Indovima Sentosa Mandiri), Nur Sakira (PT Riau Cahaya Utami) serta Eliana (PT Fajar Puncak Pratama).

Prosesi “Crystal Ceremony” berupa pementasan wayang pasir mengundang decak kagum para peserta EMC. Sang pelukis dan dalang, Ja'far Fauzan yang merupakan salah satu pencetus wayang pasir asal Bandung begitu lihai mengkreasikan lukisan yang dikemas dalam bentuk cerita wayang. Alur cerita disampaikan melalui bayangan lukisan di atas kotak kaca. Sang dalang hanya mengambarkan cerita melalui bentuk lukisan dengan tokoh wayang, seperti manusia, hewan dan tumbuhan, sementara suara dan narasi ditunjang dengan peralatan modern melalui lampu latar dan rekaman suara. Prosesi ini merupakan pengantar acara puncak yaitu pemilihan DIVA EMC 2010.

Sang pelukis menunjukkan lukisan wayang pasirnya yang menuliskan nama ke-10 kandidat DIVA satu persatu. Lima pria berpakaian tuxedo hitam lalu menjemput para kandidat DIVA ke panggung.

Gelar Runner Up 2 diraih Army Suardi (PT Dian Nugraha Sakti), Runner Up 1 diraih oleh Chendra Kasih (PT Banjar Satya Permata).

Yang berhasil merebut gelar paling bergengsi sebagai DIVA adalah Martini (PT Indovima Sentosa Mandiri). Ia dinobatkan sebagai DIVA EMC 2010. Senyum bahagia serta haru menghiasi wajah Sang DIVA terpilih.

Sebuah kejutan manis bagi Martini berupa video rekaman dari suami dan putra tercinta yang memberikan ucapan selamat padanya dari Yogyakarta. “You are my inspiration,”ujar kedua orang terkasih Martini yang ditampilkan pada layar ballroom. Suasana menjadi haru biru, senyum bangga disertai tetesan air mata haru terpancar dari Sang DIVA.

Tak berhenti di situ, sebuah kejutan spesial sekali lagi hadir untuk Sang DIVA. Pasangan penyanyi Anang dan Syahrini bergabung di atas panggung dan menyanyikan sebuah lagu yang pernah dipopulerkan oleh Krisdayanti “Pilihlah Aku” spesial untuk Sang DIVA.

Penampilan Anang dan Syahrini yang membawakan berbagai hits romantis mereka menjadi penutup yang pas bagi malamnya para DIVA yang penuh kemilau ini.

Victory lap Sang Pemenang
Hari kedua conference dibuka oleh parade Top 3 DIVA, yang disambut sorak sorai seluruh peserta EMC. Semangat pagi terpancar dari wajah-wajah sumringah yang tak sabar menanti siapa yang akan membawa pulang Grand Prize yang terparkir manis di pojok ballroom, sebuah Daihatsu Terios.

Nining W. Pernama ditemani para EXCOM kembali hadir di panggung, sebuah wadah transparan besar berisi kupon-kupon undian seluruh peserta EMC telah ikut siap pula di panggung. Nining lalu mengundang 11 Distributor untuk naik ke atas panggung dan masing-masing Distributor ini mengambil satu kupon secara acak dari dalam wadah kupon. Ricky Dendeng lalu memeriksa kelengkapan data yang tertera dalam kupun-kupon tersebut untuk menentukan keabsahan kupon tersebut.

Ke-11 kupon ini lalu dimasukkan ke dalam sebuah peti yang digembok dan disimpan di atas panggung selama acara berlangsung hingga pengundian pemenang Grand Prize dilakukan di akhir acara.

“Selamat bagi Anda semua para Executive Manager atas pencapaian yang luar biasa!” Erwin Parengkuan (presenter) hadir di panggung menyapa peserta EMC.

Erwin yang merupakan Managing Director Talk Inc (Sekolah bagi MC dan presenter TV) hadir sebagai pembicara untuk memberikan training kepada peserta EMC seputar “Cara Berkomunikasi Efektif dan Menarik Minat Lawan Bicara”.

“Kesan pertama sangat penting dalam menentukan apakah konsumen tertarik pada apa yang kita tawarkan. Pengetahuan kita seputar produk harus bisa dirangkai ke dalam kata-kata yang singkat, padat namun jelas. Selain itu sikap juga menentukan agar dapat membangun kepercayaan konsumen,” jelas Erwin.

Beberapa peserta kemudian mengajukan pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan materi ini yang langsung dijawab dengan lugas oleh Erwin. Di akhir sesi, Erwin kembali menegaskan pada peserta dalam menjalankan bisnis untuk selalu bersikap profesional.

Saat yang dianti-nantikan pun akhirnya tiba, pengumuman pemenang Grand Prize Daihatsu Terios! 11 Distributor yang sebelumnya telah membantu memilih 11 kupon secara acak, hadir kembali di atas panggung sebagai saksi.

Suasana ballroom berubah hening menantikan detik-detik menegangkan tersebut. Peti berisi 11 kupon calon pemenang Grand Prize pun dibuka dan Nining W. Pernama mengeluarkan satu buah kupon yang diambil secara acak dari dalam peti. Kupon sang pemenang telah berada di tangannya, sebelum diumumkan kupon tersebut ditunjukkan kepada para saksi untuk memenuhi semua prosedur legal.

“Sebelum saya bacakan namanya, kepada pemenangnya nanti saya minta untuk melakukan victory lap mengelilingi ballroom seperti perhelatan olahraga. Tunjukkanlah semangat sang pemenang!”seru Nining yang kemudian melanjutkan dengan membacakan nama pemenang.

“Dan peserta EMC yang beruntung dan berhasil membawa pulang Daihatsu Terios adalah... RITHA GINTING dari PT Medan Angkasa Raya!” tepuk tangan riuh rendah menggema di seluruh ruangan mendengar seruan Nining.

Sang pemenang sontak melonjak kegirangan dari kursinya disambut pelukan dan ucapan selamat dari para rekannya. Ia pun lalu melakukan victory lap mengelilingi ballroom ditemani sorak sorai seluruh peserta EMC. Seluruh EXCOM dan peserta EMC lalu mengerubungi sang pemenang yang akhirnya tiba di depan Grand Prize idaman. Musik yang menghentak dan bersemangat mengiringi acara penutup dalam EMC 2010 ini.

“Selamat kepada Anda semua, Anda yang hadir di sini adalah pemenang. Pesan saya hanya satu, jangan cepat merasa puas, ayo Go Beyond Limits dan ajak yang lainnya untuk sukses bersama Anda. Sampai jumpa pada EMC berikutnya!” tutup Nining mengakhiri EMC perdana ini.


Sumber: Tuppernews




Share |